Bisoprolol (B-Beta, Bisoprolol OGB Dexa, Bisovell, concor, Hapsen, Maintate)
- Indikasi : pengobatan hipertensi
- Bentuk sediaan : tablet
- Dosis :
- Dewasa : 2,5 - 5 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan sampai 10 mg, kemudian sampai 20 mg sekali sehari jika diperlukan.
- Usia lanjut : dosis awal 2,5 mg/hari; dapat ditingkatkan 2,5 - 5 mg/hari. Dosis maksimum yang disarankan 20 mg/hari.3
- Kontra indikasi : hipersensitif terhadap bisoprolol fumarat, penderita cardiogenic shock, kelainan jantung, AV block tingkat II atau III, bradikardia sinus.
- Efek samping : Sakit dada, sakit kepala, insomnia, hipoesthesia, diare, mual, muntah, arthralgia, asthenia, infeksi saluran pernapasan atas, rhinitis, sinusitis, dyspnea.
- Interaksi obat :
- Inhibitor asetil kolinesterase
- opioid anilopiperidine (fentanil)
- bloker AV node (digoksin, verapamil, diltiazem)
- bloker alfa (prazosin, terazosin)
- inhibitor reuptake serotonin selektif(paroxetin) akan meningkatkan efek bradikardia dan bisoprolol
- Amfetamin dan NSAIDS akan menurunkan efek antihipertensif bisoprolol
- Bisoprololakan menurunkan efek agonis β2 dan turunan teofilin
- Inducers CYP3A4 (aminoglutetimida, karbamazepin, nafcillin, nevirapin, femobarbital, fenitoin, rifamisin) dapat menurunkan efek bisoprolol.
- Interaksi dengan makanan : Hindari ginseng, yohimbe (memperparah hipotensi), bawang putih (menurunkan efek antihipertensi).
- Informasi pasien : Dapat digunakan tanpa makanan
