kanker
Konseling Secara Umum Yang Diberikan Pada Pasien kanker
• Indikasi obat
• Regimen dosis
• Berapa lama obat diberikan
• Jelaskan pentingnya mematuhi terapi
• Jelaskan efek samping yang berpotensi muncul dan upaya pencegahan ayau manajemennya bila terjadi
• Jelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan pada penggunaan obat tersebut. Contoh monitoring fungsi hati dan ginjal serta jantung
• Tanyakan riwayat obat yang digunakan atau yang sedang digunakan untuk mencegah interaksi obat yang tidak dikehendaki
Konseling farmakoterapi
• Pemeriksaan Labor
• Pastikan pasien tetap tenang terhadap ES yang muncul karna ES dapat ditangani
• Jelaskan kegunaan terapinya
• Persiapan mental pasien
• Penjelasan efek samping yang berpotensi muncul
• Persiapan Mental
Pertanyaan obat tentang kemoterapi
• Apakah terapi optimal?
• Apakah muncul ES: segera atau tertunda?
• Jika pasien mual muntah: lanjutkan dg tatalaksana anti emetik akibat kemoterapi
• Jelaskan persentase keberhasilan pada pasien (suatu bentuk motivasi dan memberikan keyakinan serta meningkatkan kepatuhan pasien )
• Lihat dan analisa kembali hasil laboratorium => komunikasikan ke dokter
Informasi Saat Pasien Pulang
• Jelaskan siklus penggunaan obat kanker dan yakinkan pasien untuk datang kembali pada pengobatan fase selanjutnya (3minggu kemudian)
• Biodata pasien penting diketahui terutama contact person yang bisadihubungi dan hubungi pasien secara rutin dan beberapa waktu sebelum jadwal terapi selanjutnya.
Penyesuaian konseling untuk pasien yang berkondisi kritis atau sulit (termasuk kanker)
• Tunjukkan empati dan harus bijaksana
• Atasi prasangka dan ketakutan pribadi
• Identifikasi kebutuhan pasien, pemahaman pasien tentang kondisi yang dialami dan sikap pasien terhadap terapi penting diketahui, khususnya yang berkaitan dengan keinginan pasien untuk berpartisipasi dalam terapi.
• Bantulah pasien membuat berbagai penyesuaian dengan kehidupan sehari-hari
• Bantulah pasien memahami kondisi penyakit, pilihan terapi dan informasi tentang resiko
• Doronglah pasien untuk berpartisipasi dalam terapi
• Berikan konseling motivasi tambahan
• Lakukan pemantauan lanjutan
• Sediaakan lingkungan konseling yang sesuai
• Tunjukan empati dan dukungan emosional kepada pasien
• Berikan suatu pendekatan yang tidak biasa pada pilihan terapi pasien
• Bantulah pasien memperoleh hak pasien akan informasi, akses ke pelayanan kesehtandan sumber-sumber bantuan lain
• Jadilah bagian dari tim perawatan pasien
